Catatan Akhir Tahun ISI Denpasar, dari Bali Bhuwana Rupa, Wall of Fame, hingga Tiga Guru Besar

Dec 9, 2021Berita

Catatan Akhir Tahun -- ISI Denpasar, dari Bali Bhuwana Rupa, Wall of Fame, hingga Tiga Guru Besar

Sumber : Catatan Akhir Tahun — ISI Denpasar, dari Bali Bhuwana Rupa, Wall of Fame, hingga Tiga Guru Besar – ANTARA News Bali

Denpasar (ANTARA) – Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar memasuki akhir tahun 2021 dengan langkah baru yang semakin mantap dan terkonsolidasi melalui sejumlah kegiatan diseminasi Bali Padma Bhuwana.

Kegiatan atau event Diseminasi Bali Padma Bhuwana melalui Bali-Bhuwana Rupa diselenggarakan dalam format virtual 360 derajat, workshop terakota dan prada, pembangunan Wall of Fame, pengukuhan tiga Guru Besar (Profesor) baru, hingga pengusulan delapan Program Studi Baru.

Sivitas akademika ISI Denpasar dalam sembilan bulan terakhir nampak sangat padu dan solid dalam membangun kampus seni kebanggaan Indonesia ini untuk mewujudkan moto baru, yakni Pusat Hub Seni dan Kreativitas Kelas Dunia atau Global-Bali Arts and Creativity Centre Hub (G-BAACH).

Program Bali-Bhuwana Rupa merupakan pameran internasional yang melibatkan 24 maestro dan perupa bereputasi dalam galeri virtual, pada laman: https://pameran.virtual.isi-dps.ac.id.

Pameran itu menghadirkan Nyoman Nuarta, Nyoman Erawan, Arahmaiani Feisal, Siti Adiyati, Tiarma Sirait, Teguh Ostentrik, Wayan Karja, Ketut Muka, Nyoman Suardina, Wayan Setem, Made Sumadiyasa, Putu Wirantawan, Wayan Sudarna Putra, Wayan Suja, Lekung Sugantika, hingga perupa internasional Ashley Bickerton, dan fotografer Aimery Joessel, telah dibuka Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri, Dr. Teuku Faizasyah, pada Jumat (26/11) lalu.

Selaku kurator pameran Bali-Bhuwana Rupa dipilih Prof. Setiawan Sabana, Dr. Jean Couteau, Seno Joko Suyono, Warih Wisatsana, dan Prof. Wayan Kun Adnyana.

Selain program diseminasi Bali Padma Bhuwana, ISI Denpasar dalam upaya penguatan kualitas pembelajaran akademik juga menyelenggarakan workshop skala besar, yaitu seni terakota dan cetak prada. 

Workshop terakota dengan narasumber Made Suka Winaya, Putu Oka Mahendra, dan Komang Adi Putra ini mengangkat tema Wana-Segara-Ampo, dan telah menghasilkan ratusan modul terakota bersubjek kehidupan biota laut.  

Sementara workshop prada bertema Wana-Prabha-Prada mengajarkan teknik cetak warna prada pada kain, dengan koordinator Anak Agung Anom Mayun Tenaya dan instruktur Jero Mangku Alit Wisaka.

Koordinator workshop terakota Dr  I Ketut Muka mengatakan bahwa luaran dari workshop, sebagaimana ratusan modul elemen estetik patung terakota tersebut akan dirangkai menjadi patung monumental outdoor.

“Kedua jenis workshop ini,  selain pengayaan pengetahuan dan keterampilan teknis seni mahasiswa, luaran workshop dapat dimanfaatkan sebagai karya seni untuk memperanggun lingkungan kampus ISI Denpasar,” kata perupa keramik itu. 

Upaya pengembangan akademik, ISI Denpasar pada penghujung 2021 ini, mengajukan delapan usulan pendirian program studi baru, yaitu Pendidikan Seni (S2) dengan Ketua Tim Dr Luh Sustiawati, Desain Game (S1) oleh Putu Arya Janotama, M.Sn dan Pendidikan Seni Rupa dan Desain (S1) oleh Dr. Sri Supriyatini

Selanjutnya Desain Produk (S1) oleh Dr Nyoman Suardina, Tata Kelola Digital Seni (S1) oleh Dr Wayan Setem,  Teater (S1) oleh Dr Gusti Putu Sudarta, Animasi (Sarjana Terapan) oleh Dr Larry Julianto, dan Penyaji Seni Pertunjukan (Sarjana Terapan) oleh Dr Wayan Sudirana. 

Seluruh tim telah menyelesaikan proposal, dan telah diasistensi penjaminan mutu dan tim review internal, yang dikoordinir Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Dr. Anak Agung Bagus Udayana dan Korpus Penjaminan Mutu Dr Larry Julianto. 

Tembok Dedikasi Wall of Fame

Masyarakat penyangga, baik maestro, seniman, budayawan, profesional, pejabat pemerintahan, maupun pengusaha bereputasi telah banyak melakukan kontribusi luar biasa terhadap pemajuan seni dan budaya Bangsa Indonesia. Namun, belum ada dibangun monumen untuk mengabadikan nama baiknya tersebut pada perguruan tinggi seni di Indonesia. 

Monumen seperti ini di luar negeri menjadi landmark/ikon kota/perguruan tinggi, seperti Hollywood Walk of Fame, Alabama Jazz of Fame, Australian Stockman Hall of Fame, dan lain-lain. 

Sebagai upaya penghormatan terhadap dedikasi masyarakat penyangga tersebut, ISI Denpasar secara khusus membangun monumen diberi nama Wall of Fame. 

Pada monumen berupa tembok monumental berbahan granit hitam dan merah, berukuran 14 meter x 4,5 meter itu, akan ditatah tanda tangan dan nama bagi maestro, seniman, dan tokoh bereputasi, seperti Nyoman Nuarta, Sardono W. Kusumo, Ni Luh Menek, I Wayan Wija, dan seniman berpengaruh lainnya.

Rektor ISI Denpasar Prof Dr I Wayan Kun Adnyana menjelaskan bahwa capaian kinerja melingkupi aspek peluasan pembelajaran; aktualisasi strategik internasional Bali-Bhuwana Rupa; pengembangan akademik melalui pengusulan pendirian prodi baru; dan penguatan SDM Dosen melalui pengusulan dan pengukuhan guru besar, dapat tercapai dalam sembilan bulan terakhir karena kerja solid seluruh civitas akademik ISI Denpasar.

“Moto: Global-Bali Arts and Creativity Centre Hub (G-BAACH), sebagai perajut semangat, orientasi, dan dedikasi dalam mencapai cita-cita bersama yakni profil lulusan unggul, civitas berprestasi, dan ISI Denpasar terpercaya,” ujar mantan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali itu.

Pengukuhan Guru Besar

ISI Denpasar juga menerima “kado” akhir tahun berupa lolosnya pengusulan dua guru besar baru Fakultas Seni Pertunjukan (FSP), yaitu Prof Dr I Komang Sudirga dengan SK penetapan Mendikbudristek RI Nomor: 76895/MPK.A/KP.05.01/2021, dan Prof Dr Ni Made Ruastiti melalui SK Mendikbudristek RI Nomor: 76894/MPK.A/KP.05.01/2021. 

Selain itu, dosen FSRD, Prof Dr I Wayan Mudra yang sebelumnya telah ditetapkan melalui SK Mendikbud Nomor: 117048/MPK/KP/2020, secara bersama-sama akan diinagurasi melalui acara Pengukuhan dan Kenal Publik Guru Besar Anyar ISI Denpasar. Acara akan dilaksanakan secara luring-daring pada Jumat (17/12) mendatang. 

Prof Sudirga, Guru Besar Bidang Kajian Seni Karawitan akan membawakan orasi ilmiah berjudul “Praktik dan Pergulatan Ideologis Pasantian di Era Global”, Prof Ruastiti, Guru Besar Bidang Ilmu Seni Pertunjukan Pariwisata dengan judul orasi “Pengembangan Model Seni Pertunjukan bagi Anak-Anak Usia Dini Berbasis Kearifan Lokal”  dan Prof. Mudra, Guru Besar Bidang Ilmu Kriya Keramik dengan judul orasi “Kriya Keramik Bali dalam Pelestarian Budaya Tradisi”.

Agenda

January 2022
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

RSS REPOSITORY

  • Buku: EKONOMI KREATIF KABUPATEN GIANYAR
    I Wayan, Dibia and I Gede, Arya Sugiartha and I Gusti Ngurah, Seramasara and I Komang, Sudirga and Kadek, Suartaya and I Ketut, Suteja and I Wayan, Suweca and I Wayan, Karja and D.A., Tirta Ray and I Wayan, Gulendra and I Wayan, Setem and I Komang, Arba Wirawan and Nyoman, Lia Susanthi (2019) Buku: […]
  • "Poster Film Antariksa V"
    Harlandi, Eka Derry (2022) "Poster Film Antariksa V". Working Paper. ISI Denpasar, Denpasar, Bali.
  • BUKU AJAR PENCIPTAAN KRIYA PERAK SENI MURNI DAN SENI SAKRAL
    I Wayan, Suardana and I Made, Sumantra (2021) BUKU AJAR PENCIPTAAN KRIYA PERAK SENI MURNI DAN SENI SAKRAL. PUSAT PENERBITAN LP2MPP Institut Seni Indonesia Denpasar, Denpasar, Bali. ISBN 978-623-5560-09-0
  • AIR RATNA PERMATA
    I Made, Jana (2021) AIR RATNA PERMATA. Documentation. ISI Denpasar, Denpasar, Bali.
  • PRODUKSI VIDEO DAN TELEVISI
    Arba, Wirawan PRODUKSI VIDEO DAN TELEVISI. Lintang Pustaka Utama.

Event

Berita Terkait

Yuk Nonton Karya Tugas Film Mahasiswa ISI Denpasar di Alaya

Suksesinews.net, Denpasar - Berbagai karya film drama pendek dari mahasiswa ISI Denpasar, yang merupakan hasil sebuah tugas akan ditayangkan di layar lebar Gedung Dharma Negara Alaya, Lumintang pada hari ini Selasa (25/01) Denpasar. Ada dua sesi yang akan diputar...

“Merayakan Panen” di LV8 Resort Hotel Canggu

Atraktif dan tawarkan beragam makna. Sebanyak 31 mahasiswa dari Program Studi Seni Murni, FSRD Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar pameran bersama di LV8 Resort Hotel Canggu. Karya seni yang disajikan mungkin beda dari biasanya, yakni karya seni yang...

ISI Denpasar Gencarkan Gamelan Midi Dalam Pendidikan Seni

KBRN, Denpasar: Pengayaan terkait pengetahuan dibidang digitalisasi dalam dunia pendidikan seni terus digencarkan  Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar. Melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut...

Loading...