2 Proposal Mahasiswa ISI Denpasar Raih Pendanaan PKM Tahun 2024

2 Proposal Mahasiswa ISI Denpasar Raih Pendanaan PKM Tahun 2024

Foto: Dosen pendamping Ni Luh Desi In Diana Sari, S.Sn., M.Sn. (tengah) bersama mahasiswa peraih Pendanaan PKM Tahun 2024; Ni Made Anandita Maharani, Nyoman Trisna Sasmitha, Santi Ronauli Saragi Sitio, Luh Putu Elik Sri Karisma, dan Ni Putu Diva Yowana Ardelia.

Dua proposal mahasiswa dari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Bali, berhasil meraih pendanaan Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) tahun 2024. Pengumuman ini disampaikan melalui Surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Nomor 2546/E2/DT.01.00/2024, Perihal Pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 8 Bidang Tahun 2024.

Proposal pertama yang berhasil mendapatkan pendanaan adalah “Implementasi Teknik Dasar Seni Lukis bagi Anak-anak Penyandang Autis di Narwastu Therapy”. Proposal ini disusun oleh Ni Made Anandita Maharani, Nyoman Trisna Sasmitha, Santi Ronauli Saragi Sitio, Luh Putu Elik Sri Karisma, dan Ni Putu Diva Yowana Ardelia dengan dosen pendamping Ni Luh Desi In Diana Sari, S.Sn., M.Sn.

Foto: Poster PKM “Aplikasi YOLO Safezone sebagai Ruang Aman dan Edukasi Masyarakat terhadap Toxic Masculinity” yang disusun oleh Vegliano Celonandita Nugraha, Winona Brunnhilde A., Bagas Afani, Andrea Salfanah Marja, Ananda Ragil Axel G. dengan dosen pendamping, Ida Ayu Dwita Krisna Ari, S.Sn., M.Sn.

Proposal kedua peraih pendanaan PKM berjudul “Aplikasi YOLO Safezone sebagai Ruang Aman dan Edukasi Masyarakat terhadap Toxic Masculinity”. Proposal ini disusun oleh Vegliano Celonandita Nugraha, Winona Brunnhilde A., Bagas Afani, Andrea Salfanah Marja, Ananda Ragil Axel G. bersama dosen pendamping, Ida Ayu Dwita Krisna Ari, S.Sn., M.Sn.

Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menggelar Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2024, dengan judul-judul peraih pendanaan mencakup bidang Riset Eksakta (RE), Riset Sosial Humaniora (RSH), Karsa Cipta (KC), Karya Inovatif (KI), Pengabdian kepada Masyarakat (PM), Penerapan IPTEK (PI), Kewirausahaan (K), dan Video Gagasan Konstruktif (VGK).

Dr. I Komang Arba Wirawan, S.Sn., M.Si., Kepala Biro Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Kerja Sama, menyampaikan kebanggaannya atas prestasi gemilang mahasiswa ISI Denpasar ini. Beliau menyatakan bahwa PKM merupakan peluang baik untuk mengembangkan dan menyebarkan ilmu yang diperoleh selama berkuliah di ISI Denpasar.

Dengan demikian, prestasi ini bukan hanya membanggakan bagi para mahasiswa yang berhasil meraih pendanaan, tetapi juga menunjukkan dedikasi ISI Denpasar dalam mendukung inovasi dan kontribusi mahasiswa dalam memajukan masyarakat. (ISIDps/Humas)

ISI Denpasar Lahirkan Magister Seni Penciptaan Drama Tari “The Blessing of Siva-Visvapujita”

ISI Denpasar Lahirkan Magister Seni Penciptaan Drama Tari “The Blessing of Siva-Visvapujita”

Foto: Pertunjukan Drama Tari The Blessing of Siva-Visvapujita” di Natya Mandala ISI Denpasar, Kamis (25/4) malam.

Denpasar, Kamis, 25 April 2024 – Sebuah persembahan seni yang memukau menghiasi panggung Natya Mandala Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar pada malam itu. Mahasiswa Program Studi Seni Program Magister ISI Denpasar, Ni Ketut Dewi Yulianti Angkatan 2022, mengukir prestasi gemilang dengan menyelesaikan ujian Tesis Karya Drama Tari “The Blessing of Siva-Visvapujita”.

Dibimbing oleh Dr. I Ketut Sariada dan Dr. I Made Marajaya, karya ini memukau dengan keharmonisan gerak tari Bali dan India yang diselipi oleh dramatisasi yang memikat. Sebagai penguji karya ini, hadir Dr. I Ketut Suteja, Dr. Ni Made Arshiniwati, dan Dr. I Gst. Putu Sudarta, yang memberikan apresiasi terhadap kualitas karya tersebut. Dewi Yulianti pun dinyatakan lulus dalam ujian tesisnya setelah pementasan yang mengesankan. Dalam sambutannya, Dr. I Ketut Sariada berharap drama tari ini dapat bermanfaat bagi dunia seni pertunjukan.

Foto: Pertunjukan Drama Tari The Blessing of Siva-Visvapujita” di Natya Mandala ISI Denpasar, Kamis (25/4) malam.

Inspirasi drama tari ini bersumber dari teks religi Srimad Bhagavatam dan buku “The Life of Tulasi Devi”, yang membawa pesan tentang kerendahhatian dan kedamaian. Pohon Tulasi yang ada di dunia material ini, di dunia spiritual adalah seorang Dewi yang juga bernama Visvapujita Dewi yang dikutuk oleh Radharani untuk lahir ke dunia material dan menikah dengan Raja Sankhacuda yang tak lain adalah Sri Narayana sendiri. Sankhacuda yang memiliki kesaktian utama akhirnya dikalahkan oleh Dewa Siwa atas bantuan Sri Wisnu. Sri Wisnu menyamar sebagai brahmana untuk mengambil jimat Sankhacuda, dan menyamar sebagai Sankacuda sendiri untuk menodai kesucian Visvapujita. Kolaborasi budaya Bali dan India dalam karya ini menghasilkan nuansa multikultural yang kaya akan nilai-nilai spiritual.

Foto: Pertunjukan Drama Tari The Blessing of Siva-Visvapujita” di Natya Mandala ISI Denpasar, Kamis (25/4) malam.

Metode penciptaan yang digunakan, yaitu metode “Panca Sthiti Ngawi Sani” oleh I Wayan Dibia, terdiri dari lima tahapan yang meliputi ngawirasa, ngawacak, ngarencana, ngawangun, dan ngebah. Tak hanya sekadar visual yang memukau, drama tari ini juga mengandung pesan moral yang dalam. Nilai-nilai religius, cinta tanah air, toleransi, dan tanggung jawab terkandung dalam cerita yang disajikan.

Salah satu pesan moral yang mendalam dari “The Blessing of Siva-Visvapujita” adalah bahwa ketika seorang istri berhenti mendoakan suaminya, maka langkah suaminya akan sengsara. Pesan ini menggarisbawahi pentingnya hubungan suami-istri yang harmonis dan saling mendukung dalam menjalani kehidupan.

Drama tari ini bukan hanya sekadar karya seni yang menghibur, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat karakter dan moral bangsa. Dukungan dari Sanggar Paripurna, Bona, Gianyar dan Consulate General of India Bali turut menjadikan pementasan ini sebagai sukses yang gemilang, membawa inspirasi bagi mereka yang menyaksikannya untuk hidup dengan rendah hati dan berdamai dengan lingkungan sekitar.

Foto: Pertunjukan Drama Tari The Blessing of Siva-Visvapujita” di Natya Mandala ISI Denpasar, Kamis (25/4) malam.

Dewi Yulianti mengungkapkan rasa terima kasih kepada Rektor ISI Denpasar, Koordinator Program Studi Seni Program Magister, ICC, dan Sanggar Paripurna, serta seluruh pendukung dan staff produksi atas dukungan dan bimbingan yang diberikan selama proses pembuatan karya ini. “Saya merasa sangat  beruntung dapat berbagi karya drama tari “The Blessing of Siva-Visvapujita” ini dengan dunia, “ ujar Dewi Yulianti terharu.

ISI Denpasar Siap Selenggarakan UTBK-SNBT Tahun 2024

ISI Denpasar Siap Selenggarakan UTBK-SNBT Tahun 2024

Foto: Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana memberikan pengarahan dalan Rapat Persiapan UTBK-SNBT di ISI Denpasar, Jumat (26/4).

Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar (Bali) telah memantapkan persiapan untuk menyelenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) tahun 2024. Hal ini terungkap dalam Rapat Persiapan UTBK-SNBT di ISI Denpasar, Jumat, 26 April 2024 di Ruang Video Conference, Gedung Citta Kelangen. Rapat yang diikuti seluruh panitia pelaksana UTBK ini dilaksanakan guna memperoleh pengarahn dari Rektor ISI Denpasar dan meninjau kembali seluruh kesiapan dalam penyelenggaraan UTBK di Kampus ISI Denpasar.

Ketua Pelaksanak SNBP-UTBK ISI Denpasar menjelaskan UTBK Tahun 2024 dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang I berlangsung pada 30 April, dan 2–7 Mei 2024, sementara Gelombang II akan diselenggarakan pada 14–18 Mei 2024. Sebanyak 3750 peserta dijadwalkan mengikuti UTBK-SNBT di Kampus ISI Denpasar.

Foto: Suasana Rapat Rapat Persiapan UTBK-SNBT di ISI Denpasar, Jumat (26/4).

Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana mengatakan, untuk mendukung pelaksanaan ujian, ISI Denpasar telah menyediakan 5 (lima) laboratorium komputer. Tidak hanya itu, sebanyak 188 tenaga pendidik dan dosen turut dilibatkan dalam menyukseskan penyelenggaraan UTBK-SNBT ini.

Prof. Kun Adnyana menegaskan bahwa semua sarana dan prasarana telah disiapkan dengan lengkap untuk memastikan kelancaran pelaksanaan UTBK-SNBT. Uji coba juga telah dilaksanakan untuk memastikan komputer, jaringan internet dan aplikasi ujian dapat digunakan dengan baik. “Segala persiapan sudah kita laksanakan demi kesuksesan pelaksanaan UTBK-SNBT ISI Denpasar. Semoga seluruh kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kesan yang baik bagi peserta ujian,” ujar Guru Besar Sejarah Seni ini. (ISIDps/Humas)

Loading...