Implementasi Pendidikan dalam Kesenian Ulu Ambek di Pariaman

Kiriman : Yulinis (Prodi Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Denpasar)

Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah melihat implementasi pendidikan dalam kesenian Ulu Ambek di Pariaman. Upaya mengamati tari Ulu Ambek di Pariaman tidak hanya terbatas pada mengamati wujud sebuah bentuk aktivitas masyarakatnya dengan persoalan-persoalannya, tetapi juga pada hakikat yang terkandung dalam seni tersebut. Jika dikaitkan dengan pendidikan, seni berfungsi menemukan dan mengungkapkan makna keindahan semesta karena seni adalah sesuatu yang memberikan pembelajaran. Perjalanan tari Ulu Ambek tidak terlepas dari perilaku tradisional masyarakat Pariaman. Secara nyata diperlihatkan bahwa perkembangan sebuah grup kesenian modern tidak sama dengan perkembangan grup kesenian tradisi tari Ulu Ambek ataupun keseniankesenian tradisi lainnya. Maka perkembangan itu memiliki kaitan yang erat dengan dunia pendidikan. Hasil analisis menunjukan bahwa implementasi pendidikan dalam kesenian Ulu Ambek di Pariaman sangat berkaitan dengan pendidikan manusia Pariaman di rumah gadang, surau, lapau, dan balai adat. Keempat wilayah ini menjadi sentral dalam mendidik generasi. Dalam kesenian Ulu Ambek tergambar bahwa anak lakilaki memiliki tanggung jawab yang besar dalam empat wilayah kehidupan di atas. Mereka harus bertanggungjawab dalam kehidupan di rumah gadang, kehidupan di surau, kehidupan di lapau, dan kehidupan di balai adat. Keempat wilayah ini merupakan wilayah yang menyeimbangkan antara kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat.

Kata kunci : kesenian, pendidikan, implementasi, Pariaman, ulu ambek

Selengkapnya dapat unduh disini

Kreasi Pakaian Bekas pada Busana Casual

Kiriman : Ni Putu Darmara Pradnya Paramita (Prodi Desain Mode ISI Denpasar)

Abstrak
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui proses pemanfaatan pakaian bekas dengan teknik upcycling. Pakaian bekas merupakan pakaian yang sudah dipakai  sebelumnya. Pakaian bekas bagi sebagian orang sudah tidak berguna dan dibuang begitu saja, sehingga mencemarkan, merusak lingkungan kini dapat dimanfaatkan  dan diolah kembali lebih menarik dengan teknik upcycling. Upcycling adalah penggunaan kembali limbah yang ada secara kreatif untuk menghasilkan nilai tambah, nilai jual dan masa pakainya bertambah panjang. Fashion ramah lingkungan yang berkelanjutan tidak hanya untuk wanita, tetapi juga menarik saat dikenakan oleh pria dengan tetap memperhitungkan kenyamanan saat memakainya. Pakaian bekas dapat menjadi bahan pembuatan busana yang unik, kreatif dan inovatif. Berkreasi dengan pakaian bekas (lama) menjadi busana  casual yang fashionable. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam teknik upcycling pakaian bekas yaitu memilih pakaian lama yang layak pakai, pemilihan dilihat dari segi ukuran, jenis bahan, motif bahan, warna bahan, kualitas bahan, menggabungkan dua atau lebih pakaian bekas, merubah model pakaian bekas dan menambahkan hiasan.

Kata kunci: pakaian bekas, upcycling, busana casual

Selengkapnya dapat unduh disini

SENI DIGITAL (REKAVISUAL DAN REVITALISASI)

Kiriman : I Komang Arba Wirawan  (Dosen FSRD ISI Denpasar)


Disampaikan dalam Widyatula (sarasehan) Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan pada Tahun 2021, Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIII, Tema: Purna Jiwa, Prananing Wana Kerthi (Jiwa Paripurna Napas Pohon Kehidupan), sebagai implementasi visi: Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru. Jumat, 9 Juli 2021.


PENDAHULUAN
Teknologi telah mengubah budaya pada tingkat yang paling dalam secara radikal dan mengubah seni analog menjadi seni digital secara drastis untuk memahami dunia manusia, diri manusia, dan hubungan di antara masyarakat dan budaya berkesenian. Dalam perjalanan abad ke-20 dan abad ke-21 seni digital telah menjadi penentuarah seni dan budaya. Seni digital menjadi seni rekavisual dan dapat menjadi revitalisasi seni itu sendiri. Oleh karena itu, dimungkinkan melihat seni untuk memahami kedalaman zaman ini yang telah banyak berubah akibat teknologi. Seni digital memberitahukan bagaimana teknologi menjadi instrumen identitas seni rekavisual(menyusun/mengatur/menata visual yang dapat dilihat oleh penglihatan). Di samping itu, juga dapat menjadi kekuatan revitalisasi (proses pembuatan menghidupkan atau menggiatkan kembali) seni tradisional yang langka dan hampir punah.

Selengkapnya dapat unduh disini

SEKILAS TENTANG KEGIATAN KESENIAN DI BALAI-BALAI BANJAR DI PERKOTAAN

Kiriman : I Ketut Sudhana

Abstrak

Balai banjar merupakan tempat berkumpul bagi warga masyarakat untuk melakukan berbagai jenis kegiatan yang berhubungan dengan komunitas warga masyarakat itu sendiri misalnya rapat (sangkep), melakukan proses kegiatan upacara adat seperti pernikahan, kegiatan pesantian, magambel dan lain-lain.

Kata kunci : kesenian, balai banjar, perkotaan.

Selengkapnya dapat unduh disini

KREATIVITAS SENI, FILM, DAN MEDIA BARU PADA MASA PANDEMI COVID-19

Kiriman : I Komang Arba Wirawan (Dosen FSRD ISI Denpasar)

Pendahuluan

Pada 31 Desember 2019 WHO China Country Office melaporkan kasus pneumonia yang tidak diketahui etimologinya di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina. Pada 7 Januari 2020 Cina mengindentifikasi pneumonia yang tidak diketahui etimologinya tersebut sebagai jenis baru coronavirus (coronavirus disease, Covid-19). Pada  30 Januari 2020 WHO telah menetapkan sebagai kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia/Public Health Emergency of International concern (KKMMD/PHEIC). Penambahan kasus Covid-19 berlangsung cepat dan sudah terjadi penyebaran antarnegara (Pedoman Pencegahan dan Pengendalian coronavirus desease atau Covid-19, Dirjen P2, 2020:11).

Pada 24 April 2020 pukul 12.00 WIB Indonesia melaporkan kasus konfirmasi Covid-19 di 34 provinsi berjumlah 8.211 kasus (sumber data Kementerian Kesehatan RI). Berdasarkan bukti ilmiah, diketahui bahwa Covid-19 dapat menular dari manusia ke manusia melalui percikan batuk/bersin (droplet), tidak melalui udara. Orang yang paling berisiko tertular penyakit ini adalah orang yang kontak erat dengan pasien Covid-19 termasuk yang merawat pasien Covid-19.

Selengkapnya dapat unduh disini

SIGNIFIKANSI NILAI KARAKTER MENGHARGAI PRESTASI DALAM KEHIDUPAN KAMPUS

Kiriman : Dr. Ni Ketut Dewi Yulianti, S.S., M.Hum (Program Studi Karawitan, Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Denpasar)

Abstrak

            Nilai karakter menghargai prestasi sangat penting dimiliki oleh setiap orang, terutama dalam kehidupan kampus. Nilai karakter “menghargai prestasi ini” sangat dibutuhkan pada saat ada kompetisi maupun dalam kegiatan lainnya, misalnya dalam rapat ataupun  kegiatan diskusi. Ada dua hal pokok yang diulas dalam tulisan ini, yaitu (a) apa yang dimaksud dengan nilai karakter menghargai prestasi dan (b) mengapa nilai karakter ini sangat penting dalam kehidupan kampus.

            Tujuan dari tulisan ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang nilai karakter menghargai prestasi dan juga pentingnya nilai karakter ini dalam setiap gerak aktivitas kehidupan kampus. Tulisan ini bermanfaat tidak hanya bagi mahasiswa namun juga bagi seluruh sivitas akademiki kampus.

Kata kunci: Nilai karakter, menghargai prestasi, kehidupan kampus.

Selengkapnya dapat unduh disini

Loading...