ISI Denpasar Inagurasi Guru Besar Anyar Desak Suarti Laksmi

May 17, 2024 | Berita, Berita Kegiatan

Profesor Musik Vokal Bereputasi

Foto: Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana mengukuhkan Guru Besar Anyar Prof. Dr. Desak Made Suarti Laksmi, S.Skar., MA. Acara dalam Inagurasi dan Sapa Publik Guru Besar Anyar (Pengukuhan Guru Besar) “Karma-Citta-Waskita” di Gedung Auditorium Natya Mandala ISI Denpasar, Selasa (14/5).

INSTITUT Seni Indonesia (ISI) Denpasar (Bali) mengukuhkan Guru Besar Anyar Prof. Dr. Desak Made Suarti Laksmi, S.Skar., MA. Acara pengukuhan dikemas dalam Inagurasi dan Sapa Publik Guru Besar Anyar (Pengukuhan Guru Besar) “Karma-Citta-Waskita” di Gedung Auditorium Natya Mandala ISI Denpasar, Selasa, 14 Mei 2024.

Sosok Prof. Dr. Desak Made Suarti Laksmi merupakan sosok prominen dalam dunia seni. Dosen kelahiran Banjar Kawan Manggis, Karangasem, 28 Maret 1959 ini aktif menjadi Komposer Wanita dalam Karawitan Vokal dan Instrumental. Prof. Desak Made Suarti menjadikan tembang Bali (sekaran) sebagai spesialisasinya. Beliau mendedikasikan kesenimanannya baik sebagai seniman pelaku, pengkarya, pendidik, dan pengkaji seni.

Foto: Guru Besar Anyar ISI Denpasar Prof. Dr. Desak Made Suarti Laksmi, S.Skar., MA. (tengah) bersama Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana (kanan) dan Ketua Senat ISI Denpasar Dr. Ni Kadek Arshiniwati, SST.,M.Si (kiri) dalam Inagurasi dan Sapa Publik Guru Besar Anyar (Pengukuhan Guru Besar) “Karma-Citta-Waskita” di Gedung Auditorium Natya Mandala ISI Denpasar, Selasa (14/5).

Prof. Dr. Desak Made Suarti Laksmi, S.SKar., MA., menggenapi jumlah Guru Besar tetap ISI Denpasar menjadi 12 (dua belas) Profesor berbagai bidang ilmu rumpun seni, desain, dan pendidikan. Dosen Program Studi Musik Program Sarjana ini diangkat sebagai guru besar bidang ilmu Seni Musik Vokal.

Hadir dalam acara inagurasi Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana, Wakil Gubernur Bali Periode 2018-2023 sekaligus Anggota Senat Kehormatan ISI Denpasar Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si., Anggota Dewan Penyantun ISI Denpasar, Drs. Tjokorda Gde Putra Sukawati, Ketua STSI Tahun 1997-2001 Prof. Dr. I Wayan Dibia, MA. Hadir pula Ketua Senat, Sekretaris Senat, dan seluruh anggota Senat ISI Denpasar, Anggota Senat Kehormatan ISI Denpasar yang Guru Besar Fakultas Ekonomi, Universitas Udayana Prof. Dr. Tjokorda Gde Raka Sukawati, SE., MM, Wakil Rektor, Dekan, Kepala Biro, Pimpinan, Dosen dan Pegawai di lingkungan ISI Denpasar. Hadir pula Guru Besar Anyar Prof. Dr. Desak Made Suarti Laksmi, S.SKar., MA., dan suami Dr. I Nyoman Catra, SST., MA., beserta keluarga, dan undangan lainnya.

Foto: Guru Besar Anyar ISI Denpasar Prof. Dr. Desak Made Suarti Laksmi, S.Skar., MA menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Tembang Bali: Dari Yoga Suara Menuju Yogi Suara” dalam Inagurasi dan Sapa Publik Guru Besar Anyar (Pengukuhan Guru Besar) “Karma-Citta-Waskita” di Gedung Auditorium Natya Mandala ISI Denpasar, Selasa (14/5).

Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana, dalam sambutannya menyatakan inagurasi bermahkota Karma-Citta-Waskita ini, dimaksudkan sebagai mimbar pengakuan sekaligus penghormatan atas kerja intelektual dan dedikasi keilmuan yang panjang, hingga mewujud pada pencapaian cita-cita tertinggi seorang dosen yakni jabatan Profesor. Inagurasi juga berarti gerbang sekaligus ruang pembuktian kerja kebijaksanaan oleh ia yang namanya telah didandani Negara dengan sebutan Guru Besar. Kerja kebijaksanaan atau kewaskitaan menunjuk tanggung jawab sosial untuk pengembangan dan pemuliaan ilmu pengetahuan seni-desain, serta pendidikan seni.

Foto: Suasana Inagurasi dan Sapa Publik Guru Besar Anyar (Pengukuhan Guru Besar) “Karma-Citta-Waskita” di Gedung Auditorium Natya Mandala ISI Denpasar, Selasa (14/5).

Prof. Kun Adnyana mengapresiasi perjuangan Profesor Desak Suarti Laksmi meraih gelar guru besar. Meski jelang waktu purna tugas, Prof Desak tetap gigih berjuang melengkapi karya jurnal bereputasi, serta dokumen pendukung berikut meyakinkan tim penilai akhir atas relevansi keilmuan bagi pemajuan ISI Denpasar.

“Atas restu dan asung kerta waranugraha Hyang Widhi serta sinergi yang kokoh Senat dan seluruh Pimpinan ISI Denpasar bersama Kementerian Dikbudristekdikti juga pemangku kepentingan, akhirnya tepat 2 (dua) bulan jelang purna tugas Surat Keputusan Menteri Dikbudristek Nomor 16694/M/07/2024 tentang Pengangkatan Jabatan Fungsional Guru Besar Desak Made Suarti Laksmi terbit. Kabar gembira yang menuai haru kita semua,” ujar mantan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali ini.

Foto: Guru Besar Anyar ISI Denpasar Prof. Dr. Desak Made Suarti Laksmi, S.Skar., MA dan suami Dr. I Nyoman Catra, SST., MA bersama Rektor dan Senat ISI Denpasar dalam Inagurasi dan Sapa Publik Guru Besar Anyar (Pengukuhan Guru Besar) “Karma-Citta-Waskita” di Gedung Auditorium Natya Mandala ISI Denpasar, Selasa (14/5).

Prof Kun Adnyana mengungkapkan rasa suka cita dan menyampaikan selamat atas capaian yang diraih Prof. Dr. Desak Made Suarti Laksmi, S.SKar., MA. “Atas nama Sivitas Akademika ISI Denpasar, saya menyampaikan Selamat atas Capaian sebagai Guru Besar kepada Prof. Dr. Desak Made Suarti Laksmi, S.SKar., MA., beserta semua keluarga besar yang mendampingi. Terima kasih juga dihaturkan kepada Senat ISI Denpasar beserta seluruh panitia, yang telah menyelenggarakan acara Inagurasi dan Sapa Publik Guru Besar Anyar ini dengan sangat baik,” ujar Guru Besar Sejarah Seni ini.

Pada momentum Sidang Senat Terbuka Inagurasi dan Sapa Publik Guru Besar Anyar ini, Prof. Dr. Desak Made Suarti Laksmi, S.SKar., MA. menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Tembang Bali: Dari Yoga Suara Menuju Yogi Suara”. (ISIDps/Humas)

Link Acara Inagurasi dan Sapa Publik Guru Besar Anyar (Pengukuhan Guru Besar) “Karma-Citta-Waskita”: https://www.youtube.com/watch?v=qWLl8AcRc-M&t=3663s

Berita Terkini

Kegiatan

Pengumuman

Artikel

KOMERSIALISASI PADA SENI PERTUNJUKAN BALI

Kiriman : Dr. Kadek Suartaya, S.S.Kar., M.Si. Abstrak Dinamika zaman yang terkait dengan gelombang transformasi budaya memunculkan perkembangan, pergeseran dan perubahan terhadap sendi-sendi kehidupan masyarakat Bali. Spesialisasi pada suatu bidang tertentu melahirkan...

Loading...