Diseminasi Karya Mahasiswa Darmasiswa RI ISI Denpasar

Diseminasi Karya Mahasiswa Darmasiswa RI ISI Denpasar

Unjuk Kreativitas Mahasiswa Mancanegara

Foto: Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana bersama mahasiswa Darmasiswa dalam kegiatan Diseminasi Karya Mahasiswa Darmasiswa ISI Denpasar di Nata-Citta Art Space (N-CAS) ISI Denpasar, Rabu (31/1).

MAHASISWA Darmasiswa RI Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar (Bali) menampilkan karya hasil pembelajaran dalam Diseminasi Karya Mahasiswa Darmasiswa ISI Denpasar Tahun Akademik 2023/2024. Diseminasi bertajuk “Manawa-Manah-Manu” diselenggarakan di Nata-Citta Art Space (N-CAS) ISI Denpasar, Rabu, 31 Januari 2024. Kegiatan diseminasi merupakan keberlanjutan dari program pembelajaran Bali Nata Bhuwana Plus.

Diseminasi yang dikemas dalam pameran dan pertunjukan seni ini diikuti oleh 11 mahasiswa Darmasiswa yang telah mengikuti perkuliahan di ISI Denpasar selama satu semester. Tahun Akademik 2023/2024, ISI Denpasar menerima mahasiswa Program Darmasiswa RI dari sembilan negara. Masing-masing satu mahasiswa asal Polandia, Armenia, Yordania, Spanyol, Ukraina, Slovakia, Austria, Belarus, dan tiga mahasiswa asal India. Mahasiswa mancanegara ini mengikuti perkuliahan bersama mahasiswa reguler ISI Denpasar di program studi yang berbeda-beda.

Foto: Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana meninjau karya seni mahasiswa Darmasiswa di Nata-Citta Art Space (N-CAS) ISI Denpasar, Rabu (31/1).

Koordinator Urusan Internasional ISI Denpasar sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Diseminasi “Manawa-Manah-Manu” mengungkapkan, mahasiswa Darmasiswa menyuguhkan belasan karya seni lukis dalam pameran ini. Selain mahasiswa Darmasiswa, seorang mahasiswa Global-Bali Arts Short Course, Artemi Lykou turut menyajikan karya lukisnya.

“Ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa Darmasiswa ISI Denpasar untuk menunjukkan karya seni mereka ke hadapan publik setelah menjalani satu semester pembelajaran di lingkungan kreatif ISI Denpasar,” ujar Dosen Bahasa Inggris ini

Foto: Mariia Handzel dan Florentina Gonzales, mahasiswa Darmasiswa ISI Denpasar menampilkan pertunjukan tari kontemporer, Rabu (31/1).

Selain pameran seni lukis, mahasiswa Darmasiswa juga menyuguhkan sejumlah pertunjukan seni. Pertunjukan dimaksud, yakni pementasan dua tari kontemporer oleh Mariia Handzel dan Florentina Gonzales bersama mahasiswa Darmasiswa Universitas Udayana, Nanoko Fujimura. Rajeev Kumar, mahasiswa Darmasiswa asal India mempertunjukan kemampuannya dalam bermain Tabla (alat music tradisional India).

Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana mengungkapkan rasa bangga atas antusias mahasiswa mancanegara ini dalam mendiseminasikan karya-karya hasil pembelajaran di ISI Denpasar. Prof. Kun menyoroti pentingnya kolaborasi antarbangsa dalam meresapi dan mengapresiasi keberagaman seni, mengakui bahwa pencapaian tersebut adalah hasil dari kerjasama erat dan saling pengertian antara mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya

“Saya sangat mengapresiasi semangat dan dedikasi mahasiswa Darmasiswa dalam menyajikan karya seni terbaik. Hal ini merupakan bukti dari kerjasama lintas budaya yang erat di lingkungan kampus ISI Denpasar,” tutur Guru Besar Sejarah Seni ini.

Prof. Kun berharap pada semester mendatang, mahasiswa Darmasiswa dapat menciptakan karya-karya yang lebih memukau.  ISI Denpasar berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan bakat dan potensi kreatif mahasiswa, sekaligus mendorong mereka untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik.

Diseminasi “Manawa-Manah-Manu” disemarakkan dengan kegiatan Dialog Budaya. Diskusi yang dimoderatori Ni Putu Tisna Andayani, S.S., M.Hum menjadi platform interaktif yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berbagi pengalaman mereka selama mengikuti perkuliahan di ISI Denpasar.

Foto: Mariia Handzel bersama mahasiswa Darmasiswa Universitas Udayana, Nanoko Fujimura menampilkan pertunjukan tari kontemporer, Rabu (31/1).

Mahasiswa Darmasiswa asal India, Rajeev Kumar menceritakan pengalamannya selama mengikuti perkuliahan di ISI Denpasar. Dia menuturkan pada awal kedatangannya di ISI Denpasar, dia mengalami sejumlah kendala karena dia harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Namun dia amat bersyukur dapat menyelesaikan semester pertama ini dengan baik. “We finish this first semester with wonderful moments. We had dance performances and displayed our paintings (Kami menyelesaikan semester pertama ini dengan momen-momen yang luar biasa. Kami mengadakan pertunjukan tari dan memamerkan lukisan kami)” ujar Darmasiswa Prodi Karawitan ini.

Rajeev mengungkapkan kekagumannya terhadap keindahan seni Bali. Mempelajari kesenian Bali, khususnya karawitan merupakan pengalaman yang luar biasa. Sebagai seorang pemula dalam belajar karawitan, Rajeev terpesona oleh kompleksitas musik tradisional Bali yang membuatnya terhubung dengan warisan seni tradisional penuh makna. “Bali’s art is truly captivating and inspiring (kesenian Bali begitu memukau dan menginspirasi),” ujarnya.

Foto: Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana bersama mahasiswa Darmasiswa dalam kegiatan Diseminasi Karya Mahasiswa Darmasiswa ISI Denpasar, Rabu (31/1).

Sebagai informasi, Program Darmasiswa RI merupakan beasiswa non-gelar yang ditawarkan kepada seluruh mahasiswa asing dari negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia untuk belajar bahasa, seni dan budaya. Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Program Darmasiswa RI bertujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan minat terhadap bahasa dan budaya Indonesia di kalangan pemuda negara lain. (ISIDps/Humas-RT)

Diseminasi Tugas Akhir MBKM Fakultas Seni Rupa dan Desain

Diseminasi Tugas Akhir MBKM Fakultas Seni Rupa dan Desain

Foto: Peragaan busana karya mahasiswa Prodi Desain Mode pada malam pembukaan Diseminasi Tugas Akhir MBKM mahasiswa FSRD, Senin (15/1).

FAKULTAS Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar (Bali) kembali menyelengarakan Diseminasi Tugas Akhir Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) Semester Ganjil Tahun Akademik 2023/2024. Setelah semester lalu diselenggarakan di Mall Plaza Renon, diseminasi yang dikemas dalam bentuk pameran bersama ini digelar di Nata-Citta Art Space (N-CAS) ISI Denpasar, Senin – Rabu, 15 – 17 Januari 2024.

Desiminasi bertajuk “Manava-Uttama-Nirmanam” (Pembangunan Peradaban Manusia Unggul) diikuti 206 mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar. Diseminasi menyajika karya cipta mahasiswa lintas bidang, antara lain seni lukis, patung, seni grafis, kriya, instalasi, seni video, fotografi, animasi, dan film. Sekitar 200 karya dihadirkan dalam pameran ini.

Foto: Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana memberikan sambutan pada Pembukaan Diseminasi Tugas Akhir MBKM mahasiswa FSRD, Senin (15/1).

Dalam sambutannya pada malam pembukaan diseminasi di Taman Tetaring ISI Denpasar, Senin, 15 Januari 2024, Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana mengungkapkan rasa bangga atas keberhasilan mahasiswa mendiseminasikan tugas akhir MBKM sebagai fase akhir sarjana dan sarjana terapan di lingkungan ISI Denpasar.  

Sebagaimana diketahui, Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) merupakan sistem pembelajaran yang diprogramkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa belajar di luar kampus dan dibimbing oleh mentor-mentor berdedikasi dari berbagai Mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) bereputasi. Pada Tahun Akademik 2023/2024, ISI Denpasar melibatkan 326 mitra MBKM berbedikasi

8 (delapan) program unggulan ditawarkan dalam MBKM, yaitu Pertukaran Pelajar, Magang/Praktik Kerja, Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan, Penelitian/Riset, Proyek Kemanusiaan, Kegiatan Wirausaha, Studi/Proyek Independen, Membangun Desa/Kuliah Kerja Nyata Tematik. Mahasiswa dapat memilih program yang diinginkan dan melakukan proses pembelajaran di luar kampus.

Foto: Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana meninjau pameran serangkaian Diseminasi Tugas Akhir MBKM mahasiswa FSRD, Senin (15/1).

Prof ‘Kun’ Adnyana mengatakan ISI Denpasar berhasil merancang kurikulum MBKM dengan melibatkan 62 pakar dari kalangan praktisi, maestro, seniman, dan alumni. Rancangan ini menghasilkan kurikulum yang otentik dan belum dimiliki oleh perguruan tinggi seni lain di Indonesia. Sejak diterapkan pada semester gasal 2021/2022, Kurikulum MBKM ISI Denpasar memungkinkan mahasiswa menyelesaikan 144 SKS secara patut pada semester 7. Sehingga, mahasiswa bisa lulus pada akhir semester 7.

“Dalam dua tahun terakhir, ISI Denpasar berhasil meraih kemenangan dalam penyelenggaraan MBKM, utamanya kategori jumlah partisipasi mahasiswa paling tinggi. Capaian ini berkat disiplin dan atusiasme mahasiswa dalam menjalankan program MBKM. Terima kasih atas kontribusi dan dedikasi yang luar biasa” ujar Guru Besar Sejarah Seni ini.

Foto: Karya mahasiswa FSRD yang dipamerkan serangkaian Diseminasi Tugas Akhir MBKM, Senin (15/1).

Tekait tema “Manava-Uttama-Nirmanam” (Pembangunan Peradaban Manusia Unggul), Wakil Dekan Bidang Akademik FSRD sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Diseminasi, Dr. I Made Pande Artadi, S.Sn., M.Sn mengungkapkan tema ini diharapkan dapat menjadi spirit dalam melahirkan karya seni dan desain penghantar peradaban yang manusiawi. Mahasiswa dapat mengedepankan sikap empati, tulus-iklas, santun, dan bertoleransi sebagai landasan dalam ketercapaian kemajuan berbagai bidang.

“Dalam konteks ini, karya seni dan desain berperan strategis dalam menggugah emosi, mengumandangkan nilai-nilai keragaman, menyuarakan kesetaraan, dan membangkitkan kesadaran akan isu lingkungan serta kemanusiaan” ujar Dr. Pande Artadi.

Foto: Suasana Acara Pembukaan Diseminasi Tugas Akhir MBKM mahasiswa FSRD, Senin (15/1).

Kegiatan diseminasi MBKM dirangkai dengan kegiatan talkshow “Wicara Rupa” bersama Mitra yang disiarkan secara Live Steraming di Kanal TV ISI Denpasar. Rangkaian kegiatan ini juga diramaikan berbagai pagelaran hasil kreativitas BEM FSRD di panggung Depan Gedung Natta Citha Art Space, antara lain talkshow mahasiswa peserta MBKM dari masing-masing program Studi, berbagai suguhan musik akustik, band, dan DJ Show.

Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar Dr. Anak Agung Gde Bagus Udayana, S.Sn., M.Si menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Mitra MBKM yang telah membimbing dan mementori mahasiswa selama mengikuti program MBKM. Mahasiswa mendapatkan pengalaman untuk terjun langsung mengaplikasikan ilmu dalam projek-projek nyata dengan bimbingan langsung mentor-mentor bereputasi selama lebih dari 17 minggu.

“Semoga diseminasi ini memberikan pengalaman baru, dan memiliki kebermafaatan yang tinggi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, lembaga, dan masyarakat” harap dosen Desain Komunikasi Visual ini.

Foto: Rektor ISI Denpasar didampingi Dekan FSRD menyerahkan penghargaan kepada mahasiswa dengan karya terbaik pada Pembukaan Diseminasi Tugas Akhir MBKM mahasiswa FSRD, Senin (15/1).

Diseminasi “Manava-Uttama-Nirmanam” dihadiri Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan “Kun” Adnyana beserta jajaran pimpinan di lingkungan ISI Denpasar, dosen pendamping MBKM, perwakilan mitra MBKM, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan undangan lainnya. Dalam acara pembukaan, Rektor ISI Denpasar didampingi Dekan FSRD menyerahkan penghargaan kepada mahasiswa dengan karya terbaik dalam kegiatan Arts & Designs Exhibition “Rakta Samudra Widya” serangkain Pekan Kesenian Mahasiswa “Kalangan Widya Mahardika” yang diselenggarakan November 2023 lalu. Acara dimeriahkan tari kreasi “Ngareka Saraga Japatuan” dengan busana tari hasil karya MBKM Tugas Akhir dari mahasiswa Kriya. Selain itu, hadirin disuguhkan dengan Tari Cak МВКМ Semester 5 mata kuliah lintas fakultas berkolaborasi dengan Trans Show, serta peragaan busana karya MBKM mahasiswa Desain Mode. (ISIDps/Humas-RT)

172 Mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan Diseminasikan Tugas Akhir MBKM

172 Mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan Diseminasikan Tugas Akhir MBKM

Foto: Mahasiswa Prodi Seni Karawitan peserta MBKM mendiseminasikan tugas akhir MBKM, Kamis (5/1).

Fakultas Seni Pertunjukkan, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar (Bali) menggelar Gebyar Diseminasi Tugas Akhir (TA) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Periode 2023/2024. Diseminasi TA MBKM ini dilaksanakan total 172 mahasiswa dari 5 program studi (prodi). Masing-masing 35 mahasiswa Prodi Seni Tari, 54 mahasiswa Prodi Seni Karawitan, 9 mahasiswa Prodi Seni Pedalangan, 48 mahasiswa Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan (PSP), dan 26 mahasiswa Prodi Musik.

Dekan Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar, Dr. I Ketut Garwa, S.Sn., M.Sn. mengatakan Diseminasi MBKM dilaksanakan secara regular setiap semester. Mahasiswa mendiseminasikan tugas akhir MBKM sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, pada 2 – 12 Januari 2024. Tahun ini mahasiswa melakukan desiminasi baik di dalam kampus maupun di luar kampus ISI Denpasar. “Sejumlah mahasiswa melaksanakan desiminasi MBKM di luar kampus, diantaranya di Buleleng, Batur, Antosari, Lombok, Medan, dan lain-lain,” ungkap dosen Seni Karawitan ini.

Foto: Salah satu mahasiswa Prodi PSP peserta MBKM mendiseminasikan tugas akhir MBKM di Gedung Lila Sanggraha ISI Denpasar, Kamis (5/1).

Sebagaimana diketahui, Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) merupakan sistem pembelajaran yang diprogramkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa belajar di luar kampus dan dibimbing oleh mentor-mentor berdedikasi dari berbagai Mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang bereputasi. Pada Tahun Akademik 2023/2024, ISI Denpasar melibatkan 326 mitra MBKM berbedikasi

8 (delapan) program unggulan ditawarkan dalam MBKM, yaitu Pertukaran Pelajar, Magang/Praktik Kerja, Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan, Penelitian/Riset, Proyek Kemanusiaan, Kegiatan Wirausaha, Studi/Proyek Independen, Membangun Desa/Kuliah Kerja Nyata Tematik. Mahasiswa dapat memilih program yang diinginkan dan melakukan proses pembelajaran di luar kampus.

Foto: Salah satu mahasiswa Prodi Musik peserta MBKM mendiseminasikan tugas akhir MBKM, Kamis (5/1).

Dr Ketut Garwa mengungkapkan diseminasi merupakan tahapan yang wajib diikuti oleh mahasiswa peserta program MBKM. Diseminasi menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh berbagai apresiasi, kritik, saran dari penguji dan masyarakat umum tentang hasil pembelajaran mahasiswa bersama mitra industri. “Diseminasi menjadi pertanggungjawaban publik mahasiswa kepada masyarakat terkait kekaryaan/program yang diambil sesuai jabaran program MBKM. Selanjutnya, hasil diseminasi dapat dijadikan landasan evaluasi dalam melahirkan karya cipta serta program pembelajaran yang lebih bermutu pada diperiode berikutnya,” imbuh Doktor Seni kelahiran Bangli ini. (ISIDps/Humas-RT)

Mahasiswa Prodi Pedalangan Diseminasi Tugas Akhir MBKM di Kota Mataram

Mahasiswa Prodi Pedalangan Diseminasi Tugas Akhir MBKM di Kota Mataram

Foto: Diseminasi Tugas Akhir MBKM Ngurah Bagus Subamia di Jaba Pura Pulaki Cakranegara, Kota Mataram, NTB, Kamis, (4/1).

DUA mahasiswa dari Program Studi Pedalangan, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar (Bali), yakni Ngurah Bagus Subamia dan Dewa Ketut Gara, mendiseminasikan Tugas Akhir Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mereka di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ngurah Bagus Subamia, bersama dengan Komunitas Budaya Sanggar Seni Buratwangi, mempresentasikan pertunjukan wayang kulit dan tari berjudul “Anglocita” (Tindih Ing Raga). Karya seni yang merupakan hasil Program Projek Independen MBKM ini dipersembahkan di Jaba Pura Pulaki Cakranegara, Kota Mataram, NTB, pada Kamis, 4 Januari 2024, malam. Selanjutnya, Dewa Ketut Gara menyajikan karya seni pewayangan berjudul “Sudhamala” di Pura Dalem Moksatam Pranawa Cemara, Kota Mataram, pada Jumat, 5 Januari 2024.

Foto: Diseminasi Tugas Akhir MBKM Dewa Ketut Gara di Pura Dalem Moksatam Pranawa Cemara, Kota Mataram, Jumat, (5/1).

Koordinator Prodi Pedalangan ISI Denpasar, Ni Komang Sekar Marhaeni, SSP., M.Si, turut hadir menyaksikan diseminasi mahasiswa. Dosen kelahiran Abian Kapas Kaja, Denpasar ini menuturkan total sembilan mahasiswa Prodi Pedalangan melaksanakan diseminasi Tugas Akhir MBKM pada semester gasal tahun ajaran 2023/2024. Dari jumlah tersebut, lima mahasiswa memilih untuk mendiseminasikan karya mereka di luar kampus.

“Sebelum melaksanakan diseminasi, mahasiswa telah mengikuti program MBKM selama satu semester di sanggar-sanggar seni pilihan masing-masing. Menariknya, dua mahasiswa yang memilih Kota Mataram sebagai lokasi diseminasi karena mereka telah mengikuti program MBKM di sanggar seni yang berada di kota ini, serta karena keduanya merupakan putra asli daerah ini” ungkap dosen lulusan Magister Kajian Budaya ini.

Sekar Marhaeni menambahkan, diseminasi merupakan ajang apresiasi terhadap hasil pembelajaran mahasiswa bersama mitra industry, dalam hal ini industri seni. Mahasiswa dapat memperoleh penghargaan, kritik, dan saran, dari penguji dan masyarakat umum. (ISIDps/Humas-RT)

Loading...