Program Studi Seni Pedalangan

10+

Organisasi Mahasiswa

100+

Mahasiswa

Program Studi Seni Pedalangan

Program Studi Seni Pedalangan bertujuan untuk mengajarkan dan mengembangkan seni pakeliran yang didukung dengan kemampuan pemahaman seni gerak dan karawitan dengan mengusung kreativitas yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sehingga seni pakeliran/ pewayangan diharapkan:

  1. Mampu menciptakan wayang inovatif dan pertunjukan wayang tradisi,
  2. Mampu mendeskripsikan hasil pertunjukan baik lisan maupun tertulis
  3. Mampu menguasai dramaturgi (lakon, dialog, gerak wayang, iringan)
  4. Mampu mengolah lakon (kawi dalang/sanggit) dengan kreatif dan professional.
Visi

Visi Program Studi Seni Pedalangan, Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Denpasar adalah menjadikan Program Studi Seni Pedalangan sebagai pusat penciptaan, pengkajian, dan penyaji seni yang unggul, berwawasan kebangsaan demi memperkaya nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan perkembangan zaman.

Misi

Misi Program Studi Seni Pedalangan juga atas misi utama (mandat utama) dan misi tambahan (mandat tambahan) yang sejalan dengan misi ISI Denpasar. Misi utamanya adalah:

  1. Melestarikan dan mengembangkan seni pewayangan/pedalangan nusantara dan;
  2. Mendidik mahasiswa agar menjadi seniman akademik yang profesional dalam bidang seni pewayangan/pedalangan.

Misi tambahannya adalah untuk mendidik dan melatih mahasiswa dengan kompetensi alternatif yang terkait dengan bidang utamanya agar menghasilkan lulusan yang mampu bersaing dalam pasar kerja yang lebih luas.

Pernyataan Misi

Sebagai pusat teori dan praktik estetik Departemen Puppetry Pedalangan (PPD) ISI Denpasar melestarikan wayang kulit tradisional dan mempromosikan eksperimentasi pedalangan melalui kelas reguler, lokakarya, kolokium/seminar, pertunjukan dan kolaborasi. Untuk menyelesaikan gelarnya di teater boneka, setiap siswa dibantu oleh setidaknya dua anggota fakultas yang memenuhi syarat untuk menyusun dan mempresentasikan pertunjukan boneka inovatif sebagai tugas akhir di hadapan peninjau akademik dan audiensi publik. Di bawah pendanaan kolaboratif, seperti ANA, IFCD, khususnya Scheme of Academic Mobility and Exchange (SAME) yang didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Indonesia, PPD menyampaikan undangan ramah kepada seniman dan cendekiawan internasional untuk berkolaborasi secara artistik dan akademis dalam penelitian, kinerja , dan publikasi.

Keputusan Kementrian

Segera diisi

Berita Terkini

Artikel

Loading...