ISI Denpasar Sajikan Inovasi Seni Rupa-Desain dalam Bali-Dwipantara Adirupa

ISI Denpasar Sajikan Inovasi Seni Rupa-Desain dalam Bali-Dwipantara Adirupa

Foto: Gubernur Bali 2018-2023 Dr. Ir. Wayan Koster bersama Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana dan jajaran pimpinan ISI Denpasar dalam acara Pembukaan Pameran Bali Dwipantara Adirupa di Taman Tetaring ISI Denpasar, Rabu (22/5).

Institut Seni Indonesi (ISI) Denpasar (Bali) kembali menggelar pameran tahunan Bali Dwipantara Adirupa. Pameran Seni Rupa dan Desain bertajuk Manawa-Manu-Mahardika ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Bali 2018-2023 Dr. Ir. Wayan Koster bersama Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana, Rabu, 22 Mei 2024 di Taman Tetaring ISI Denpasar.

Pameran serangkaian Program Bali Sangga Dwipantara ini diselenggarakan di Gedung Nata-Citta Art Space (N-CAS) ISI Denpasar, 22 Mei 2024 sampai dengan 22 Juni 2024. Pameran Bali Dwipantara Adirupa periode semester genap tahun 2023/2024 setaut dengan perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bertemakan ”Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”.

Foto: Suasana acara Pembukaan Pameran Bali Dwipantara Adirupa di Taman Tetaring ISI Denpasar, Rabu (22/5).

Pameran yang dikuratori Dr. I Wayan Sujana, S.Sn., M.Sn dan Dr. Drs. AA Mayun Tenaya P, M.Si ini memberikan ruang apresiasi seluruh insan perguruan tinggi, profesional, dan praktisi yang berkontribusi dalam memajukan dan menyukseskan pelaksanan program pembelajaran Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) Isntitut Seni Indonesia Denpasar.

Pameran Seni Rupa dan Desain Bali-Dwipantara Adirupa kali ini bertajuk “Manawa-Manu-Mahardika” yang mengandung pengertian bahwa “Merdeka Inovasi Kini”. Melalui tema ini diharapkan kegiatan pameran dapat menampilkan dan mewakili kesungguhan implementasi program MBKM di ISI Denpasar yang telah terselenggara pada setiap semester.

Program MBKM memberikan kesempatan bagi seluruh mahasiswa belajar di luar kampus, mengasah kemampuan, keterampilan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja dan mengenal berbagai projek nyata. Sinergi insan perguruan tinggi dan katerlibatan DUDI sebagai Mitra MBKM merupakan ekpresi merdeka belajar yang memberikan ruang tanpa batas dalam berkreativitas untuk inovasi, pemajuan ilmu pengetahuan dan membangun generasi mendatang yang tangguh.

Foto: Pemotongan pita Pembukaan Pameran Bali Dwipantara Adirupa oleh Gubernur Bali 2018-2023 Dr. Ir. Wayan Koster bersama Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana di Gedung Nata-Citta Art Space (N-CAS) ISI Denpasar, Rabu (22/5).

Pameran Bali Dwipantara Adirupa 2024 menyajikan total 195 karya Seni Rupa dan Desain dari beberapa mahasiswa bertalenta dan dosen ISI Denpasar. Pameran ini juga menyuguhkan karya  dosen dari tiga perguruan tinggi ternama, yakni Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Telkom Bandung, dan Institut Kesenian Jakarta. Selain itu, karya-karya memukau praktisi, dan kalangan profesional dari DUDI mitra MBKM ISI Denpasar turut dihadirkan dalam ruang pameran.

Karya-karya ditampilkan dalam Pameran Bali-Dwipantara Adirupa meliputi seni lukis, patung, kriya, keramik, instalasi, seni grafis, desain komunikasi visual, desain interior, desain mode, desain produk, fotografi, animasi, film, dokumenter, dan seni rupa video art. (ISIDps/Humas)

Foto: Gubernur Bali 2018-2023 Dr. Ir. Wayan Koster bersama Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana meninjau Pameran Bali-Dwipantara Adirupa di Gedung Nata-Citta Art Space (N-CAS) ISI Denpasar, Rabu (22/5).

Delegasi WWF X Apresiasi Pawai Waruna Nata Samasta ISI Denpasar

Delegasi WWF X Apresiasi Pawai Waruna Nata Samasta ISI Denpasar

Foto: Pawai “Waruna Nata Samasta” ISI Denpasar (Bali) bersama Sanggar Karawitan Bungan Dedari dalam Bali Street Carnival World Water Forum di Kawasan ITDC Nusa Dua Bali, Senin (20/5).

Suguhan “Waruna Nata Samasta” Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar (Bali) bersama Sanggar Karawitan Bungan Dedari tuai apresiasi penonton Bali Street Carnival World Water Forum. Carnival Budaya ini dilaksanakan Senin, 20 Mei 2024, pada pukul 17.00 sampai 18.00 WITA di Kawasan ITDC Nusa Dua Bali.

Ratusan penonton yang sebagian besar delegasi negara-negara peserta World Water Forum (WWF) ke-10 Tahun 2024 tampak antusias menyaksikan garapan tari dan tabuh, persembahan kolaboratif 173 mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan ISI Denpasar.

Foto: Pawai “Waruna Nata Samasta” ISI Denpasar (Bali) bersama Sanggar Karawitan Bungan Dedari dalam Bali Street Carnival World Water Forum di Kawasan ITDC Nusa Dua Bali, Senin (20/5).

Rute pawai dimulai dari depan Museum Pasifika Bali, selanjutnya melintas di depan panggung kehormatan yang bertempat di depan SOGO Departement Store dan Bali Collection Departement Store, serta berakhir di jalan sebelah timur Gedung Devdan Show.

Pawai Budaya bertema “Samudra Cipta Peradaban” ini merupakan persembahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk dipertunjukkan kepada peserta World Water Forum. Pawai total diikuti 1.200 peserta yang terdiri dari  oleh ISI Denpasar bersama Sanggar Karawitan Bungan Dedari, Sanggar Seni Paripurna Gianyar, Sanggar Seni Pancer Langiit Bali, Sanggar Seni Kokar Bali, Sanggar Seni Gumiart, dan Sanggar Gita Mahardika.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama ISI Denpasar Prof. Dr. I Komang Sudirga mengatakan “Waruna Nata Samasta (WNS)” bermakna penghormatan dan pemuliaan terhadap Dewa Baruna yang menjadi tokoh sentral dalam garapan ini. Bagi masyarakat Bali, air adalah sumber kehidupan. Sumber-sumber air baik di pegunungan maupun di samudra luas tidak saja merupakan sumber kesejahteraan secara sekala-niskala (lahir-batin) tetapi juga merupakan sumber orientasi nilai seperti Ulu-Sor, Luan-Teben, Purusha-Pradana, Segara-Giri yang secara filosofis merepresentasi tentang keseimbangan ekologis yang seyogyanya dilestarikan, dirawat, dijaga, disakralkan dan disucikan.

Foto: Pawai “Waruna Nata Samasta” ISI Denpasar (Bali) bersama Sanggar Karawitan Bungan Dedari dalam Bali Street Carnival World Water Forum di Kawasan ITDC Nusa Dua Bali, Senin (20/5).

Prof. Komang Sudirga mengungkapkan, ISI Denpasar telah mempersiapkan suguhan WNS sejak 1 bulan lalu. Mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan secara kolaboratif berpartisipasi untuk menciptakan garapan yang harmonis. “ISI Denpasar mempersiapkan dengan matang komposisi tari dan tabuh, serta kostum dan properti. Latihan intensif juga dilakukan guna menyuguhkan penampilan memukau bagi para penonton, sekaligus mempromosikan kekayaan seni dan budaya Bali ke kancah internasional,” ujar Guru Besar Bidang Seni Karawitan ini.

Kegiatan ini dihadiri Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Drs. Dewa Made Indra, delegasi negara-negara peserta WWF ke-10 Tahun 2024, dan undangan lainnya. (ISIDps/Humas-RT)

Loading...