Jadwal Site Visit Akreditasi Jurusan Karawitan

Schedule Site Visit

Akreditasi Jurusan Karawitan

Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar

Hari Pertama: Senin, 23 Maret 2009-03-22

1.      Pertemuan dengan Pimpinan ISI Denpasar/pimpinan fakultas

2.      Pertemuan dengan Pimpinan Jurusan Karawitan

3.      Istirahat Makan siang

4.      Pertemuan dengan Tim Penyusun Borang

5.      Pertemuan dengan Dosen Jurusan Karawitan

6.      Pertemuan dengan staf administrative, teknisi, dan laboran yang mendukung jurusan karawitan

Hari Kedua: Selasa 24 Maret 2009

1.      Pertemuan dengan Mahasiswa

2.      Kunjungan ke fasilitas laboratorium, dan unit penunjang

3.      Istirahat Makan siang

4.      Wrap Up

Sekolah Dilarang Memungut Siswa, Masyarakat Dianjurkan Menyumbang

Sekolah Dilarang Memungut Siswa, Masyarakat Dianjurkan Menyumbang

Sekolah Dilarang Memungut Siswa, Masyarakat Dianjurkan Menyumbang

logo-diktiKudus, Jumat (20 Maret 2009) — Pemerintah telah mencanangkan pendidikan dasar gratis mulai 2009. Sasarannya adalah pada sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah, serta sekolah menengah pertama atau madrasah tsanawiyah terutama yang negeri. Seiring dengan kebijakan tersebut, pihak sekolah dilarang untuk memungut siswa. Sementara masyarakat dianjurkan untuk menyumbang.

“Sumbangan sangat dianjurkan dilakukan, kalau memungut haram hukumnya. Sekolah yang maju adalah sekolah yang orang tua siswanya menyumbang dan peduli. Tugas komite sekolah bukan untuk memungut,” kata Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo di hadapan para guru anggota PGRI pada sosialisasi Pendidikan Dasar Gratis di GOR Wergu Wetan, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (20/03/2009) .

Hadir pada acara Bupati Kudus Musthofa, Ketua Umum PB PGRI Sulistyo, dan guru – guru anggota PGRI wilayah Kudus dan sekitarnya.

Mendiknas mengatakan, mulai 2009 pemerintah telah menaikkan biaya satuan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebanyak hampir 50 persen dari sebelumnya. Biaya ini termasuk untuk BOS Buku. Program BOS ini akan dijadikan pilar untuk mewujudkan pendidikan dasar gratis. “Kalau dirasa masih kurang maka pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota diminta untuk menutupi kekurangan dana BOS. Jadi nanti ada semacam BOS daerah,” katanya.

Namun demikian, lanjut Mendiknas, pendidikan gratis jangan sampai membuat masyarakat tidak mau menyumbang. Mendiknas berpendapat, pungutan berbeda dengan sumbangan. Menurut Mendiknas, kalau pungutan ditetapkan jumlah dan waktunya kapan dibayar, tetapi kalau sumbangan tidak ditetapkan jumlah dan waktunya. “Saya yakin masih banyak yang mau menyumbang terutama di daerah perkotaan. Sumbangan dimintakan bukan kepada masyarakat miskin, tetapi masyarakat yang mampu,” kata Mendiknas, secara terpisah, pada acara silaturahmi dengan PB PGRI Jepara di Gedung Wanita Jepara, Jawa Tengah, Jumat (20/03/2009).***


Sumber: Pers Depdiknas

http://www.depdiknas.go.id/

Akreditasi Jurusan

Dalam rangka peningkatan kualitas Jurusan Karawitan ISI Denpasar pada tahun 2007 telah mengajukan borang akreditasi ke BAN PT. Akreditasi Jurusan ini merupakan akreditasi terakhir untuk tingkat jurusan, yang selanjutnya akreditasi diselenggarakan pada tingkat Perguruan Tinggi.

Pada tanggal 23-24 Maret 2009 jurusan karawitan akan di site visit oleh asesor BAN PT. Pada saat akreditasi sebelumnya Jurusan Karawitan masih mendapat C. Terbatasnya waktu untuk menghadapi site visite assesor akreditasi jurusan karawitan memacu untuk dapat meningkatkan nilai akreditasi melebihi dari apa yang sudah pernah didapat.

Penjabat Ketua Jurusan Karawitan, mengharapkan kepada seluruh civitas jurusan karawitan untuk memberikan curahan tenaga dan pikirannya untuk perkembangan Jurusan Karawitan ISI Denpasar. Peningkatan pemahaman terhadap apa yang selama ini dilaksanakan oleh jurusan karawitan adalah untuk kemajuan ISI Denpasar. Jurusan karawitan pada saat ini masih bertindak secara lokal tetapi berpikir global.

Mudah-mudahan akreditasi saat ini akan membawa angin segar bagi ISI Denpasar.

Semoga

Mohon Data

Nomor :  33/I.5.14/TP/2009                                                                 10 Maret 2009

Lamp   : 1 lembar

Hal       : Data Website Unit

Kepada Yth : Bapak / Ibu

di –

Tempat

Dengan hormat,

Dalam rangka internasionalisasi dan peningkatan akuntabilitas kinerja di lingkungan ISI Denpasar, maka kegiatan unit yang berbasis kinerja akan ditampilkan melalui website ISI Denpasar.  Pada saat ini halaman unit telah dibuat tinggal memasukan data dari unit-unit yang ada di ISI Denpasar.

Untuk menampilkan kinerja unit diperlukan kelengkapan data berupa soft copy yang bersumber dari unit. Oleh karena itu saya harap untuk memberikan data masing – masing unit yang Bapak/Ibu pimpin demi kemajuan ISI Denpasar. Adapun data yang akan ditampilkan adalah :

1.      Tentang unit (sejarah/latar belakang, visi, misi, tujuan, rincian tugas)

2.      Organisasi atau bagan organisasi beserta stafnya

3.      Rencana Pengembangan

4.      Kinerja (kegiatan yang telah dilaksanakan)

5.      Kontak (alamat email, gedung, no telp yang bisa dihubungi/no HP)

6.      Layanan (jenis dan bentuk layanan yang ada/tatacara layanan yang diberikan)

7.      Kegiatan yang akan dilaksanakan atau agenda kegiatan/pengumuman

8.      Produk yang telah dihasilkan (panduan, peraturan, CDA, Video, dll)

Data tersebut dapat diserahkan dalam bentuk cd atau dikirim melalui email ke [email protected] selambat-lambatnya akhir bulan Maret 2009. Bagi unit yang ingin mengatur webnya sendiri, UPT Puskom akan memberikan username dan pasword setelah terlebih dahulu mengisi berita acara penyerahan pengelolaan web unit.

Demikian surat ini, atas kerjasamanya kami ucapkan banyak terima kasih.

Pj. Rektor ISI Denpasar

Prof. Dr. I Wayan Rai S, MA

Nip. 130929223

Tembusan :

1.        UPT. Puskom ISI Denpasar

2.        Arsip

Kedatangan Mahasiswi ISI Denpasar dari Amerika, Memberikan Harapan Baru Bagi Kemajuan Kampus

Kedatangan Mahasiswi ISI Denpasar dari Amerika, Memberikan Harapan Baru Bagi Kemajuan Kampus


lim_4279-copy

Seorang mahasiswa FSRD ISI Denpasar yang telah mengikuti program IALSP (Indonesia America Language Studies Program) di Oregon State University-Amerika Serikat, Made Arini Hanindarputri, pada tanggal 14 Maret 2009 berbagi cerita dan pengalamannya kepada Pj. Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A, didampingi oleh dosen pembimbing Bahas Inggrisnya dari ISI Denpasar, Ni Ketut Dewi Yulianthi, S.S., M.Hum. Menurut gadis yang biasa disapa Ririn ini, pengalamannya selama 9 minggu mengikuti study di Negeri Paman Sam tersebut, keberangkatan dan keberhasilannya mengikuti short course dengan beasiswa dari IIEF (The Indonesian International Education Foundation), tidak lepas dari dukungan dan peran serta lembaga beserta civitas ISI Denpasar. Diawali dari mengikuti proses pelatihan TOEFL selama 3 bulan di ISI Denpasar, sehingga mampu memenuhi persyaratan yang diinginkan, bahkan nilainya melebihi dari yang disyaratkan.

Mahasiswa DKV semester 8 tersebut menambahkan selain memantapkan pendidikannya dibidang Bahasa Inggris, dirinya juga belajar tentang kebudayaan Amerika. Ririn sangat tertarik dengan kedisiplinan dan pola pikir orang-orang asing yang sangat terbuka tapi bertanggung jawab. Begitupula sistem pembelajaran di Amerika sangat berbeda dengan di Indonesia, Ririn mengambil contoh, hubungan antara Dosen dan mahasiswa seperti hubungan orang tua dan anak. Berbekal dari pengalaman tersebut Ririn berharap hasil study bandingnya disana bisa digunakan sebagai masukan untuk lembaga. Dari hasil pelatihannya selama disana Ririn mendapatkan nilai terbaik diantara teman-temannya. Dia mampu meningkatkan nilai TOEFL dari 537 menjadi 550. Dengan nilai terbaik tersebut Ririn mendapat kesempatan melanjutkan kuliah S2 di Oregon state University. Yang lebih membuat dirinya bangga adalah diberi kesempatan untuk mendesign baju Japan student Association yang akan dirilis tak lama ini di Amerika.

Pejabat Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan Rai S., MA menyambut gembira atas kedatangan mahasiswa ini dan tidak bisa mnyembunyikan rasa bangga. Menurutnya ini membuktikan bahwa mahasiswa ISI Denpasar tak hanya pintar di bidangnya seperti megambel, menari, ngewayang, atau mendesain tapi terbukti dalam bidang bahasa Inggris mahasiswa bisa berprestasi. Ini juga merupakan salah satu usaha untuk mewujudkan visi ISI Denpasar untuk go international. Tentu untuk mewujudkan visi tersebut dibutuhkan kerja keras oleh segenap civitas akademika sehingga bisa membuka wawasannya terhadap kemajuan pendidikan di dunia saat ini. Diharapkan nantinya di kemudian hari semakin banyak mahasiswa yang mengikuti jejak mahasiswa yang berprestasi, sehingga selain merupakan prestise sebagai pribadi juga prestise kampus dan tentu akan menaikkan kredibilitas dan kompetensi kampus ke depannya. Prof. Rai juga berjanji, agar mahasiswa lain bisa mengikuti jejak saudari Ririn ini lembaga akan menyelenggarakan kursus TOEFL gratis yang akan dilaksanakan di Lab Bahasa Kampus.

Sementara itu pada kesempatan yang berbeda Prof. Rai menerima kunjungan Bendesa dan rombongan dari Banjar Pagutan, Gianyar. Pada kesempatan tersebut Pejabat Rektor didampingi Pj. Pembantu Rektor II I gede Arya Sugiartha, SS. Kar, M. Hum dan Drs. I Gusti Ngurah Seramasara, M.Hum. Maksud kedatangan rombongan tersebuta adalah keinginan untuk meminta bantuan lembaga ISI Denpasar untuk mengadakan kajian terhadap sejarah perkembangan Tari Calonarang di daerah tersebut. Karena menurut beliau, usaha pengkajian sejarah tersebut sudah dimulai oleh beberapa warga namun menemui kendala akibat kekurang pahaman terhadap metodologi. Tujuan diadakannya pengkajian ini selain merekonstruksi perjalanan sejarah Tari Calonarang di daerah pagutan juga bertepatan dengan acara karya Ngodakan Panembahan Ida Ratu Anom Lan Petoyan Ring Pura Babian Pagutan, yang akan dilangsungkan pada awal April nanti. Prof. Rai berjanji akan membantu dengan semaksimal mungkin. Ini juga satu kabar baik bagi perkembangan Kesenian Bali ke depan, dimana ada usaha untuk merekonstruksi sejarah kesenian daerah masing-masing, sehingga generasi berikutnya dapat mengetahui dan mengembangkan kesenian tersebut.


Humas ISI Denpasar melaporkan

Loading...