Uji Publik Calon Panitia Seleksi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Pansel Satgas PPK) ISI Denpasar

Uji Publik Calon Panitia Seleksi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Pansel Satgas PPK) ISI Denpasar

Sebagai wujud dukungan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar dalam Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi sesuai ketentuan Peraturan Menteri Pendikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta Peraturan Rektor Institut Seni Indonesia Denpasar Nomor 8 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan ISI Denpasar, maka dilaksanakan uji publik calon Paniti Seleksi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Pansel Satgas PPK) ISI Denpasar pada hari ini Jumat, 11 November 2022 di Ruang Sidang Rektorat ISI Denpasar yang diikuti oleh 5 orang calon anggota Pansel Satgas PPK:

1. Dr. Drs. I Ketut Muma, M.Si
2. Gede Yudhya Arsana, S.Kom., M.M.
3. Kadek Indah Cahya Ningsih
4. Putu Sasrika Mas Kinanti
5. Ni Luh Desi In Diana Sari, S.Sn., M.Sn

Kegiatan uji publik dihadiri oleh 9 orang Tim Penilai yang diketuai oleh Dr. Ni Made Arshiniwati, SST., M.Si. serta 1 orang Admin Portal PPKS I Gede Indra Suwija Putra, SH.

Berdasarkan hasil Uji Publik yang telah dilaksanakan, Tim Penilai secara kolektif kolegial memutuskan bahwa 5 calon anggota Pansel Satgas PPKS ISI Denpasar lulus uji publik untuk ditetapkan menjadi anggota Pansel Satgas PPKS ISI Denpasar dan Berita Acara telah ditandatangani oleh Tim Penilai.
(ISIDps/Humas)

SENTRA KI KERTHI WIDYA MAHARDIKA ISI DENPASAR RAIH PENGHARGAAN

SENTRA KI KERTHI WIDYA MAHARDIKA ISI DENPASAR RAIH PENGHARGAAN

Sentra Kekayaan Intelektual (KI) Institut Seni Indonesia Denpasar-Bali Kerthi Widya Mahardika yang didirikan oleh Rektor Prof. Dr. I Wayan (Kun) Adnyana duatahun yang lalu tepatnya (24/6) 2021 mendapat penghargaan. Penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I. Kantor wilayah Bali ditandatangani oleh Kepala Kantor Wilayah Anggiat Nopitupulu. Pemberian penghargaan ini dilaksanakan karena Bali memperoleh peringkat pertama se-Indonesia dalam pendaftaran Pencatatan, Merk, dan Paten. Kegiatan promosi dan Desiminasi KI komunal serta penyerahan penghargaan tahun hak cipta 2022 (8/11), di Prime Plaza Hotel Sanur.

Sentra KI Kerthi Widya Mahardika ISI Denpasar ini dibentuk sebagai terobosan dalam menampung dan mengapresiasi ciptakarya para dosen dan mahasiswa ISI Denpasar, serta kalangan seniman sebagai bentuk layanan prima Lembaga Penelitian, Pengabdian, dan Pengembangan Pendidikan (LP2MPP) ISI Denpasar.Semenjak didirikan sentra KI peningkatan pengurusan KI terus meningkat. Pencatatan KI 2021 berjumlah 89 sertifikat, dan tahun 2022 tercatat 210 sertifikat hasil penciptaan dosen ISI Denpasar.

Ketua LP2MPP Dr. I Komang Arba Wirawan, S.Sn., M.Si, berharap sentra KI ISI Denpasar dapat memberikan pelayanan prima secara berkelanjutan. Apresiasi dan penghargaan disampaikan kepada Korpus Arsip, tenaga kependidikan yang secara professional melayani seluruh Dosen, Mahasiswa dan Seniman di ISI Denpasar Bali. Semoga penghagaan yang didapat ini bisa mejadi pemicu dan pemacu semangat kita semua terutama sentra KI ISI Dps untuk memberikan pelayanan yg terbaik
Menurut Korpus Arsip dan sentra KI Kerthi Widya Mahardika, hal ini menjadi awal strategis untuk memastikan pelayanan dan pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi di ISI Denpasar dapat berjalan sesuai visi ‘Menjadi Pusat Unggulan Berakar Kearifan Lokal, Berdaya Saing Global, Berbasis MBKM’. Ini pula sekaligus menjawab moto ISI Denpasar ‘Global-Bali Arts and Creativity Centre Hub atau G-BACCH (arb).

Capaian Institut Seni Indonesia Denpasar Pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional XVI Tahun 2022

Capaian Institut Seni Indonesia Denpasar Pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional XVI Tahun 2022

Institut Seni Indonesia (ISI)  Denpasar sebagai salah satu perguruan tinggi di Bali yang tergabung dalam Badan Pembina Seni Mahasiswa Indoneia Provinsi Bali (BPSMI), berlaga sebagai duta seni di  Universitas Brawijaya (UB) pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVI tahun 2022, digelar secara luring 25 hingga 28 Oktober 2022. Tim Duta Seni ISI Denpasar sebanyak 22 orang, yang terdiri dari 9 orang peserta, 2 pembina dari Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni dari Fakultas Seni Pertunjukkan dan Fakultas Seni Rupa dan Desain, 7 dosen pendamping dan 3 orang official yang dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni ISI Denpasar, yang sekaligus merupakan Ketua BPSMI Provinsi Bali. 

ISI Denpasar mewakili BPSMI Provinsi Bali untuk berkompetisi pada 5 tangkai lomba yaitu Tangkai Lomba Tari, Tangkai Lomba Lagu Seriosa Putri, Tangkai Lomba Lukis, Tangkai Lomba Fotografi Hitam Putih dan Tangkai Lomba Penulisan Lakon.  Dari 5 tangkai lomba yang disebutkan, ISI Denpasar berhasil meraih gelar juara III pada tangkai lomba Tari yang diwakili oleh  I Komang Jana Arta Suputra, I Made Yuandika Pramudia, Ni Putu Vania Dea Amelinda, Ni Luh Gede Wahyu Satyaningrum dan Made Lola Giarda Putri dengan dosen pembina Sulistyani, S.Kar., M.Si, Gusti Ayu Ketut Suandewi, S.ST., M.Si dan I Wayan Sutirtha, S.Sn., M.Sn. Capaian prestasi yang sama dengan gelar juara ke 3 juga berhasil diberikan oleh I  Kadek Dena Ari Prayoga dari tangkai lomba lukis, yang didampingi oleh dosen pendamping Dr. I Wayan Setem, S,Sn,,  M.Sn dan dari tangkai lomba fotografi hitam putih yang diraih oleh Putu Wahyu Widnyana, dengan dosen pendamping Cokorda Istri Puspawati Nindhia, S.Sn., M.Sn.

Capaian prestasi pada Peksimina XVI tahun 2022 merupakan ajang bagi mahasiswa ISI Denpasar untuk tetap mengasah diri dan keterampilan untuk tetap berkompetisi dan meningkatkan prestasi kedepannya.

Focus Group Discussion Pengembangan Sistem Single Sign On (SSO) Nata kerti ISI Denpasar

Focus Group Discussion Pengembangan Sistem Single Sign On (SSO) Nata kerti ISI Denpasar

Guna menuju smart campus 5.0 UPT. TIK ISI Denpasar melaksanakan kegiatan FGD Pengembangan Sistem Single Sign On Nata kerti pada Senin, 24 oktober 2022 di ruang sidang rektorat ISI Denpasar. Menghadirkan Prof. Dr. I K G Darma Putra, S.Kom., MT. dan Dr. I Wayan Agus Surya Darma, S.Kom., MT. sebagai narasumber yang dihadiri oleh staf akademik institut dan fakultas serta staf PPK. Kegiatan FGD ini diharapkan ISI Denpasar melalui sistem nata kerti dapat mengimplementasikan sistem terintegrasi.

ISI Denpasar Adakan Pergelaran di Candi Tegowangi-Kediri

ISI Denpasar Adakan Pergelaran di Candi Tegowangi-Kediri

Sejumlah mahasiswa hingga dosen dari ISI Denpasar, Bali saat atraksi di Candi Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (15/10/2022). ANTARA/HO-Kominfo Kabupaten Kediri/aa.

ini termasuk ajang bagi generasi muda menunjukkan kreativitas

Kediri (ANTARA) – Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Bali menggelar roadshow sekaligus pergelaran tari kolosal Cendet Ding Pituning Pitu Indonesia Raya Sujud Ibu di Candi Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengatakan Pemerintah Kabupaten Kediri mengapresiasi pergelaran yang dilakukan ISI Denpasar, Bali di Candi Tegowangi, Kabupaten Kediri ini.

“Pemkab Kediri selalu membuka luas kerja sama di sektor budaya dan pariwisata dengan pihak manapun, sebagai upaya memberdayakan seni budaya daerah,” kata Wabup di Kediri, Minggu.

Ia juga menambahkan, pergelaran yang digelar oleh ISI Denpasar, Bali ini sekaligus bisa menjadi ajang promosi pariwisata dan segala potensi daerah di Kabupaten Kediri.

Wabup juga menambahkan pergelaran seni ini tentunya juga turut menyumbang tambahnya wawasan serta penguasaan seni budaya utamanya terhadap kaum milenial.

“Ini termasuk ajang bagi generasi muda menunjukkan kreativitas. Selain itu, meningkatkan wawasan serta penguasaan seni budaya, pengetahuan kemampuan, kreativitas dan kerja keras dalam mengembangkan seni budaya dan mengelola talenta,” kata Mbak Dewi, sapaan akrabnya.

Rektor ISI Denpasar, Bali I Wayan Adnyana mengatakan “Cendet Ding Pituning Pitu Indonesia Raya Sujud Ibu” itu merupakan suatu kreasi baru.

“Jadi ini merupakan pengembangan dari tradisi. Kami menyebutnya kreasi baru,” katanya.

Dijelaskan “Cendet Ding Pituning Pitu Indonesia Raya Sujud Ibu” itu adalah cerita tentang kepahlawanan Garudeya (Garuda) yang tidak mengenal kematian untuk melakukan kepahlawanan dalam perjalanan menemukan Tirta Amerta, air suci yang nantinya digunakan untuk membebaskan sang ibu dari perbudakan.

Garudeya adalah sebuah mitos Hinduisme yang ada pada kalangan masyarakat Jawa Kuno tentang perjuangan kebebasan.

Cerita ini sangat popular di kalangan masyarakat Jawa saat itu sebagai cerita moral tentang pembebasan atau ruwatan Kesusastraan Jawa kuno berbentuk kakawin, mengisahkan tentang perjalanan Garuda dalam membebaskan ibunya dari penderitaan perbudakan dengan penebusan air suci amerta.

Pergelaran ini merupakan rangkaian kegiatan “Bali Nata Bhuwana” pertama di 2022. Pihaknya memilih Kota Surabaya untuk pameran, seminar, dan workshop budaya dan selanjutnya di Kediri untuk pentas.

Ia menjelaskan, tari kolosal itu melibatkan 148 penari dari mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan di kampus. Kolaborasi bersama ini merupakan kreasi baru pengembangan tradisi yang menceritakan kepahlawanan Garudeya.

Kegiatan pentas itu juga menarik perhatian warga setempat. Mereka menyaksikan pagelaran di area candi. Para penari pun saat atraksi juga dilengkapi dengan busana sesuai dengan tarian. Mereka dengan kompak dan semangat menari membawakan tarian tentang kepahlawanan itu.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/3182161/isi-denpasar-adakan-pergelaran-di-candi-tegowangi-kediri?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter

Astra Roma Ballet Pergelarkan “BALLOON! (Komik)” di Festival Internasional Bali Padma Bhuwana II ISI Denpasar

Astra Roma Ballet Pergelarkan “BALLOON! (Komik)” di Festival Internasional Bali Padma Bhuwana II ISI Denpasar

Bagi yang tak sempat menyaksikan Festival Internasional Bali Padma Bhuwana II, Tahun 2022 pasti menyesal. Pasalnya, acara bertajuk “Bali-Bhuwana Kanti” (Bali-Global Arts Network Project) itu mempersembahkan pergelaran “Two-Parts Dance Show: Balloon!” yang sangat menarik, dan menginspirasi. Para penari Astra Roma Ballet itu bergerak lincah pada pergelaran yang merupakan kerja sama Kedutaan Besar Italia dan Institut Kebudayaan Italia di Jakarta, bersama Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar. Karena itu, pergelaran seni bereputasi internasional ini, menjadi wahana apresiasi sekaligus pembelajaran artistik yang penting bagi kalangan civitas akademika dan seniman Bali.

Festival Internasional Bali Padma Bhuwana II itu berlangsung di Gedung Natya Mandala, ISI Denpasar, pada Soma, Kliwon-Wayang, Senin 26 September 2022 mulai pukul 19.00 Wita. Grup tari asal Italia, Astra Roma Ballet ini kali pertama mempersembahkan karya terbarunya di Indonesia, yaitu di Jakarta, Yogyakarta dan Bali. Saat tampil di ISI Denpasar itu, Astra Roma Ballet mempersembahkan karya terbarunya bertajuk BALLOON! (Komik), yang terdiri dari dua bagian yaitu ‘A new world’ koreografi Fausto Paparozzi dan ‘Time score’ koreografi Giada Primiano, yang diinterpretasikan bersama-sama dengan Laura Guarisco, Giorgia Montepaone, Alessandro Scavello dan Alex Provinciali.

Balon! (Komik), pertunjukan yang terdiri dari dua bagian. Masing-masing bagian diciptakan olehkoreografer yang berbeda, dengan Robot Super Hero sebagai protagonis yang dapat menangani semuanya dengan keterampilan dan ketangkasan yang hebat. Ketangkasannya itu memukau semua teman-temannya, lalu mencoba dengan segala cara untuk melibatkannya itu dalam hasrat dan dorongan hati mereka. Koreografer berhasil menggabungkan citra komik, signage robot dan tarian, dengan kisah “Robot Kami”.

Tema ini direpresentasikan di atas panggung melalui perangkat novel menari yang menyenangkan berdasarkan plastik atau kartun animasi, Balon didaktik dan onomatopoeik. Karya baru ini mengalami campuran bahasa dan melalui tarian ciptaannya. Para koreografer ingin menyampaikan konten baru, mengambil risiko melalui bentuk-bentuk baru yang inovatif, untuk menyatukan khalayak yang semakin luas tanpa, tentu saja, mengabaikan seni tari, tradisi, teknik, dan ekspresi perasaan manusia.

Karya ini mengangkat isu-isu terkini, seperti perkembangan teknologi, transisi digital dan dampak emosionalnya pada manusia. Semua itu diungkap melalui bahasa tari universal, yang berpadu dengan citra komik, suara, musik dan gambar, pertunjukan ini merupakan manifestasi dari masalah yang terdapat di masyarakat Barat dan kebutuhan mendesak untuk memulihkan nilai-nilai emosional.

Sementara kegiatan workshop diberikan oleh Diana Ferrara, seorang “prima ballerina étoile del Teatro dell’Opera di Roma” yang juga selaku direktur dan koreografer beserta Giada Primiano. Koreografer sekaligus penari ini memberikan nilai lintas budaya yang luar biasa. Dalam materi workshopnya fokus pada petunjuk dasar tari klasik, khususnya pada anggota tubuh atas dan bawah dalam teknik akademik dan bahasa artistik yang hampir sama sekali tidak dikenal. Tari klasik ini hanya diinterpretasikan sebagai tarian tradisional dan folkloristic.

Sedangkan Giada Primiano memberikan pelajaran berdasarkan prinsip-prinsip dasar teknik tari kontemporer dan urutan pendek gerakan dan improvisasi. Pelajaran workshop ini diinterpretasikan sebagai ‘jembatan’ nyata antara Timur dan Barat. “Ini merupakan pertukaran penting antara dua peradaban yang berbeda yang disampaikan melalui bahasa tari secara universal dan Astra Roma Ballet membuktikannya dengan karya-karyanya berdasarkan konsep peradaban, interaksi dan budaya,” jelas Giada Primiano.

BALLOON! (Komik) bagian 1 |30’ “A new world” dengan koreogafi oleh Fausto Paparozzi.
Bisakah robot menyelamatkan dunia? Inilah yang dicita-citakan oleh seorang insinyur yang sangat sukses di bidang robotik, bernama Peter, yang sudah lama menduda dan yang selalu menginginkan seorang anak bersama istri tercintanya, dan berawal dari sinilah dia memutuskan untuk menciptakan “Robert”, robot generasi terakhir, selain ditugaskan, juga memiliki ambisi yang tinggi untuk menyelamatkan planet bumi. Peter, seolah-olah dia adalah ayahnya, mencoba mengajarinya apa yang benar dan apa yang salah, tetapi Robert, tidak sabar, suatu malam melarikan diri dari laboratorium, bertemu dengan yang serupa, robot wanita bernama Loving … robot punya perasaan? Robert dan Loving ingin membuat manusia dan dunia tempat mereka hidup menjadi lebih baik, tetapi tidak akan mudah untuk berurusan dengan manusia

Bagian 2 | 45’ “Time score” merupakan koreografi oleh Giada Primiano. Melalui minimalisme tanda, kecepatan narasi dan tata bahasa dari suara khas dunia komik, kisah keluarga Merah diceritakan dengan gambar, suara, dan terutama gerakan menari. Ini adalah perpecahan dalam waktu yang berlangsung selama lima puluh tahun – dari tahun 2062 hingga 2112 – dari keluarga manusia, yang terdiri dari tiga putri dan seorang ayah yang buta. Kehidupan sehari-hari mereka di rumah didukung dengan kehadiran Robot Ronself. Dinamika keluarga, cinta, ketidaksepakatan, kontradiksi, hubungan antar manusia biasa, bertemu dengan non-manusia dan berparade dalam pertunjukan yang penuh warna, ironis, dan lucu tanpa memberikan kesan kurang sedikitpun. Lalu, semuanya berubah, berubah, mengalir, kecuali Ronself yang tidak takut waktu akan berlalu. Dengan berjalannya waktu, tidak membuatnya sibuk untuk mencetak skor tertinggi dalam waktu sesingkat mungkin. Oleh sebab itu, Robot mempercayakan publik dengan pertanyaan: apa yang membuat kita menjadi manusia?

Grup tari asal Italia ini juga memberikan beberapa kegiatan workshop tari klasik dan kontemporer. Karya terbaru dan kegiatan workshop ini diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Italia dan Institut Kebudayaan Italia di Jakarta bekerja sama dengan Ciputra Artpreneur, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, ISI Denpasar dan Museum Puri Lukisan Ratna Wartha khusus untuk kegiatan workshop. Disamping disaksikan oleh seniman dan pecinta seni di Bali, pergelaran itu juga dihadiri Duta Besar Italia untuk Indonesia, Benedetto Latteri (His Excellency Mr. Benedetto Latteri, Ambassador of Italy to Indonesia)-tentatif, Konsul kehormatan Italia di Denpasar, Giuseppe Confessa, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali mewakili Gubernur Bali, Direktur Institut Kebudayaan Italia, Maria Battaglia dan Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. Wayan ”Kun ” Adnyana.

Sumber : https://balihbalihan.com/2022/10/01/astra-roma-ballet-pergelarkan-balloon-komik-di-festival-internasional-bali-padma-bhuwana-ii-isi-denpasar/

Loading...